Toshiba meluncurkan program CSR baru untuk memperkaya hidup di Indonesia
- Press Release
Brebes, Indonesia – Toshiba Corporation hari ini mengumumkan bahwa mereka akan memulai program CSR baru di Indonesia. Perusahaan tersebut akan menanam lebih dari 70.000 pohon bakau dengan total pendanaan sebesar USD.56,000 dalam kurun waktu tiga tahun di sepanjang daerah pantai desa Sawojajar di Brebes, Jawa Tengah.
Tujuan utama dari kegiatan penanaman pohon bakau adalah untuk mendukung perbaikan dan peningkatan lingkungan hidup di sepanjang daerah pantai dengan memperkuat daya tahan terhadap longsor dan erosi pantai, dan juga membantu peningkatan kapasitas dari komunitas lokal yang melakukan penanaman dan pemeliharaan.
Ibu Idza Priyanti, Bupati Brebes, berkomentar “Atas nama masyarakat Brebes, saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Toshiba atas bantuannya kepada kami dalam upaya melawan kerusakan pesisir melalui program rehabilitasi mangrove.”
Bapak. Keisuke Omori, General Manager CSR Kantor Pusat, Toshiba Corporation menyampaikan “Kami sungguh merasa bangga karena dapat menjadi bagian dari kegiatan ini dan berharap kegiatan ini dapat memberikan sumbangan atas tujuan Toshiba dalam meningkatkan keberlanjutan dari planet bumi. Kami percaya bahwa konservasi keanekaragaman memungkinkan manusia untuk hidup berdampingan dengan dan mendukung keberlanjutan dari ekosistem yang disediakan oleh alam”
Dalam kerjasamanya dengan Organisasi Internasional untuk Peningkatan Industri, Keyakinan dan Kebudayaan (OISA International), suatu organisasi yang berpusat di Jepang dan berkarya di 34 negara termasuk Indonesia, Brebes dipilih karena keberadaan ekosistem pantai bakau yang luas yang penting bagi adaptasi perubahan cuaca dan pencegahannya. Hutan bakau dikenal sebagai “awal kehidupan” di mana pohon ini mampu membawa keanekaragaman hayati dan membuatnya menjadi sumber penghidupan bagi berbagai macam jenis binatang seperti ikan dan kepiting dalam menyokong kehidupan nelayan dan masyarakat lokal. Sebagai tambahan, mereka dapat mengurangi erosi pantai dan berfungsi sebagai “pemecah air yang alami” dalam melindungi masyarakat dari ombak tinggi atau tsunami. Pohon bakau juga menyerap karbon dioksida dan dapat mengurangi polusi dengan cara menyerap bahan-bahan organik.
Sejak 2006, Toshiba berkomitmen pada “Proyek Penanaman 1.5 Juta pohon” dengan tujuannya untuk menanam 1.5 juta pohon di seluruh dunia pada tahun 2025, yang mana merupakan tahun ulang tahun ke 150 dari Toshiba Foundation, dalam tema filantropi.
Perlindungan terhadap lingkungan alami adalah satu dari lima lingkup area di mana Toshiba mendorong aktivitas kontribusi sosial. Lingkup lainnya mencakup kesejahteraan sosial, mendorong kebudayaan dan olahraga, pembelajaran ilmu dan teknologi dan memperkuat pertukaran dan persahabatan antar bangsa.
Toshiba percaya dalam mengubah prinsip-prinsip panduannya – berkomitmen terhadap manusia, dan berkomitmen kepada masa depan – kepada keterikatan yang nyata dengan lingkungan sosial, dalam bentuk perhelatan- perhelatan dan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan kesadaran pribadi dan berkontribusi terhadap komunitas.